"Wah, si Ibu ini memang aktif dimana-dimana Uy, salut deh... Sukses ya Mak"
Sepenggal Komentar yang saya temui di salah satu jejaring sosial yang diperuntukkan untuk saya ini, sempat membuat saya mikir sebentar. "Ah, apa betul yaa saya ini keliatan aktif dimana-mana?". Secara kalau saya mereview kegiatan saya selama ini, semua berjalan sesuai dengan kemampuan saya dan tidak memaksakan melebihi waktu dan tenaga saya. Tapi... jika saya list apa-apa saja kegiatan dan keterlibatan saya dalam berbagai kegiatan. Yup... pantas sekali julukan itu melekat pada diri saya *pede yaa... hehehe, gak apa-apa deh, ini adalah bagian hasil dari saya bergaul di dunia maya terutama keterlibatan saya dalam komunitas.
Dulu saya berpikir bahwa suatu komunitas adalah suatu wadah yang biasa saja, tempat berkumpulnya orang-orang menghabiskan waktu atau sekedar sharing tentang segala hal. Sampai sejalan dengan waktu dan pemikiran saya yang terus di upgrade, kini keberadaan suatu komunitas menjadi bagian dari kebutuhan saya. Kenapa? "Karena saya senang menambah teman baru, sebanyak-banyaknya". Sejak jaman SMA, saya sudah mulai aktif di beberapa komunitas, mulai dari komunitas Radio di Bandung, kemudian bergabung dalam Marching Band Gita Pakuan. Lanjut kuliah, saya bergabung dengan "LISMA" (lingkung Seni Mahasiswa) yang dalam programnya saya mempelajari seni tari, dan teater. Alhamdulillah, dari hobi menari, saya sempat menjadi koreografer dan menghasilkan beberapa karya tarian (walau masih dalam taraf dunia kampus). Saya juga sempat tergabung beberapa waktu di "Gerakan Anti Narkoba" Bandung sampai akhirnya hijrah ke Jakarta.
Kini, status saya sudah menjadi Ibu dari 2 orang anak dan menjalani bisnis online dari rumah. Tapi tahukah teman? jiwa entrepeneur (*tsaah) saya ga berhenti sampai saya kuliah saja. Menjadi Ibu dan berkegiatan di rumah dengan rutinitas itu-itu saja membuat saya merasa ingin kembali meretas apa yang menjadi kegiatan saya dulu, yaitu : ga jauh-jauh dari bentuk kegiatan event-event off air, dan terlibat dalam kepanitiaan. Saya memang mencintai dunia seperti itu. Sampai di tahun 2009 saya mulai melirik dunia Internet. Di situlah awal sebuah loncatan lagi bagi "The New Julie". Demi menyalurkan keinginan saya itu, saya mengupgrade otak saya melalui dunia internet. Pertama kali yang saya kenal adalah Social Media Friendster. Lalu mengenal dunia blog, Facebook, twitter, Linked dll. Dan saya menemukan kenikmatan dalam hobi ini, terutama dalam hal blogging.
Ngeblog bagi saya bukanlah hanya sebuah tulisan yang tercatat dalam diary online kita, namun di dalamnya ada suatu kehidupan, suatu hubungan interaksi yang bisa terbangun dengan besar. Karena melalui pertemanan blog lah, tercipta suatu komunitas yang jumlahnya mungkin ratusan. Lalu apa sih sebenarnya manfaat ketika kita tergabung dalam suatu komunitas dan kaitannya dengan hobi kita?
1. Menambah Pertemanan
Ini sudah jelas yaa, karena melalui komunitas lah hadir orang-orang baru yang sebelumnya tidak kita kenal namun memiliki hobi yang sama.
2. Memperpanjang Silaturahmi
Ini fungsi yang krusial bagi saya, karena jika kita mampu mengikat tali silaturahmi dengan siapa saja, Insya Allah memperpanjang rejeki juga. Rejekinya juga bervariasi lho, ga hanya materi saja. Bisa jadi pengalaman-pengalaman teman yang memang bisa menjadi inspirasi buat kita.
3. Menambah Wawasan
Biasanya nih, seperti pemikiran saya dulu, bergabung dalam suatu komunitas yang di dapat hanyalah nongkrong-nongkrongnya saja, tapi sebaliknya... tidak hanya sebatas itu. Karen dalam suatu komunitas banyak sekali pembelajaran yang bisa kita ambil, melihat atau mendengar sharing teman-teman, mengenal berbagai macam pikiran dan karakter, itu adalah poin-poin yang bisa didapat dari sebuah komunitas. Apalagi jika komunitas itu dibangun dengan niat saling berbagi. Yang terjadi apa? Komunitas tersebut akan semakin besar, kuat dan kompak.
4. Bikin Pede
Kalau dalam dunia nyata ada yang memiliki sifat pemalu kaya saya (weks,, iya gitu?)...hihiih. Wajib deh ikutan komunitas-komunitas yang sesuai dengan hobi. Biasanya kalau sudah bergabung dengan yang satu visi/ misi, kita lebih mudah bergaul dan membaur dengan yang lain. Kalaupun enggak, mencoba sesuatu hal dengan bergabung dalam komunitas lain, yaa ga ada salahnya juga yaa. Belajar itu harus dari segala penjuru toh? Kalau perlu segala bidang juga biar bertambah pengalamannya.
5. Menghasilkan Uang
Nah kalau soal ini, sebenernya hanya dampak dari apa yang telah kita bangun atas kerjasama dengan komunitas. Memang tidak semuanya berorientasi pada hal ini, namun jika ada kemungkinan ke arah itu, baik dalam bentuk kerjasama atau personal job, yaa Alhamdulillah donk... dari hobi bisa menghasilkan, kalaupun tidak secara materi, batin kita puas.
Poin-poin yang saya sebutkan di atas sebetulnya bukan harga mati terhadap apa-apa yang bisa dihasilkan dari bergabungnya kita dalam suatu komunitas, akan banyak sekali pembelajaran yang kita dapat. Semakin sering, semakin kita aktif dari satu tempat ke tempat lain, maka semakin bertambah pula manfaat yang kita dapat. Apalagi kalau kita terlibat dalam kepengurusan atau aktif di komunitas tersebut. Smart iya, dikenal juga iyaa (Numpang narsis) hihihihi. Nah, siapa diantara teman-teman yang belom bergabung dalam sebuah komunitas? Ayo, buruan gabung yaa... terutama buat Para Mommies nih. Banyak sekali lho komunitas yang bisa kita ikuti sesuai dengan hobi kita. Kita ga boleh kalah update sama anak-anak kita kelak. Hari gini melek internet itu penting, hari gini bersosialisasi itu menjadi wajib buat kita. Dengan begitu, kita bisa menjadi sosok Ibu yang lebih tangguh, yang bisa saling menginspirasi, bisa berbagi, dan menjadi Ibu yang lebih smart. Dan inilah saya.... Seorang Mama yang menemukan banyak sekali manfaat dari sebuah komunitas.
"Banyak yang membatasi ruang gerak pribadi, namun jangan batasi diri Anda. Karena Anda dapat melakukan apa saja sejauh apa yang Anda pikirkan. Ingat, apa yang Anda percaya...Pasti dapat Anda capai."